Republik Keluh Kesah
Mengungkap Nurani, Menyibak Tabir Kebohongan Politik dan Ekonomi RezimDr. Fuad Bawazier, MAISBN: 979-15148-6-7 Bagian I Politik Keluh Kesah Bagian II Ekonomi Keluh Kesah
Buku ini bicara blak-blakan, apa adanya dan pasti ada yang senang dan ada pula yang memujinya. Tinggal dari mana kita melihatnya, tapi pasti bukan itu yang diharapkan. Penulis tidak memaksakan siapapun untuk setujud atau tidak. Ia hanya berusaha mengantar kita semua ke pintu gerbang penalaran yang jujur dan transparan, tatkala kebenaran di negeri ini sudah menjadi langka dan terpinggirkan. Kitalah yang harus menjawabnya, namun pada akhirnya hati nuranilah yang menentukan. H. Wiranto (Ketua Umum Partai Hanura) Sejak Reformasi tahun 1998, Indonesia mengalami perubahan yang sangat signifikan dalam bidang sosial-politik, ditandai dengan amandemen terhadap konstitusi dan penataan lembaga-lembaga demokrasi. Namun perubahan sosial-politik itu tidak menciptakan kebaikan politik, justru menggejalakan keruwetan dari artikulasi politik yang hanya untuk kekuasaan dan bukan untuk kesejahteraan. Demokrasi yang terjadi lebih bersifat prosedural, tidak bersifat substansif, apalagi fungsional terhadap perwujudan kesejahteraan Rakyat. Itulah yang terjadi; krisis ekonomi belum pulih benar, gerak pemulihan berjalan lambat dari dasar palung krisis. Akhirnya, menimbulkan kecemasan baru akan krisis jilid dua. Buku Dr. Fuad Bawazier ini memotret realitas tersebut dengan baik. Sebagai ekonom dan pelaku bisnis, politisi dan mantan pejabat, membuat analisanya tajam dan tanpa tedeng aling-aling. Prof. Dr. M. Din Syamsuddin (Ketua Umum PP. Muhammadiyah) Dr. Fuad Bawazier bukanlah analis biasa. Pendidikan dan pengalamannya sebagai Dirjen Pajak dan kemudian Menteri Keuangan, memberkian perspektif kebijakan yang riil dan inovatif. Tulisan-tulisan dalam buku ini, memberrikan sudut pandang yang berani dan pencerahan tentang banyak hal yang sengaja disembunyikan dari mata publik. Termasuk peranan destruktif dari mafia Berkeley dalam ekonomi Indonesia dan berbagai pemborosan yang bersembunyi di belakang argumen sok teknis. Fuad dengan gamblang memperlihatkan bahwa ada cara-cara yang lebih baik dalam membangun Indonesia asal kita berani meninggalkan cara-cara orthodok yang masih dominan dalam pemerintahan ini. Dr. Rizal Ramli (Mantan Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan) Tulisan-tulisan Dr. Fuad Bawazier di harian Rakyat Merdeka yang sekarang dibukukan, bukan hanya menggelitik, tetapi juga mempunyai nilai khusus karena pengalamannya dalam pemerintahan yang demikian lamanya, dengan jabatan terakhir sebagai Menteri Keuangan. Tidak banyak mantan pejabat tinggi yang sehari-harinya berhadapan dengan masalah-masalah nyata dan mau menulis sebagai pengamat. Maka kehadiran buku ini sangat bermanfaat, karena kadar realitanya yang sangat tinggi. Kita sering bingung atau tertawa geli melihat betapa naifnya kebanyakan pengamat yang memberikan ulasan tentang kebijakan publik. Mereka begitu jauh dari dunia nyata. Tidak demikian dengan buku ini. Maka patut dan bermanfaat untuk dibaca. Kwik Kian Gie (Mantan Menko Ekonomi dan Menteri PPN / Kepala Bapenas) |